

Satui (MTsN 3 Tanbu) – Jadikan perpustakaan sebagai tempat belajar yang menyenangkan bagi siapapun. Hal tersebut disampaikan oleh kepala Perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Tanah Bumbu, Yuliati, S.S saat mendampingi dan memonitor kegiatan peserta didik yang mendapat tugas untuk menelaah beberapa buku. Eksistensi Perpustakaan memang identik denan tempat belajar dengan dipenuhi oleh berbagai jenis buku bacaan dan pengunjung yang gemar membaca, menuntut ilmu.
Menurut Yuliati saat ini minat baca di kalangan peserta didik sangat menurun bahkan dikatakan tidak bergerak padahal era literasi sekarang ini seharusnya orang harus banyak membaca dan memahami bebrbagai literasi sebagai referensi dan acuan dalam memecahkan persoalan.
“Kita tidak memungkiri bahwa generasi saat ini kegemaran membaca sangat turun bahkan boleh dikatakan hampir tidak suka membaca. Pada hal dengaqn membaca seseorang akan menambah pengwetahuan dan wawasan apalgi di era sekarang dimana kalau tidak punyan wawasan akan termarginalkan. Untuk memotivasi dan menumbuhkan kegemaran membaca inilah diperlukan adanya inovasi dan terobosan berkesan sehingga peserta didik betah berlama-lama di ruang perpustakaan untuk membaca. Hal ini tentu memerlukan adanya kerjasama dan kolaborasi dari semua pihak, terutama dewan guru yang punya kepentingan yang bersentuhan langsung dengan peserta didik dan buku,” kata Yuliati saat dikonfirmasi tentang perkembangan minat baca peserta didik di ruang kerjanya, Rabu (13/11/24).
Menumbuhkembangkan minat dan kegemaran membaca memang susah-susah gampang. Hal ini terkait dengan kebiasaan dan tradisi yang ditanamkan kepada peserta didik. Kalau peserta didik ini dipaksakan untuk selalu membaca dan menelaah setiap buku pembelajaran dan disuruh untuk mencari bahan referensi yang terkait tugas-tugas maka dipastikan peserta didik lambat laun akan terbiasa dengan kegiatan membaca.
Kalau sudah terbiasa dengan membaca maka pihak perpustakaan harus tanggap dengan kondisi dan fasilitas yang tersedia. Kalau semuanya tersedia dan berfungsi dengan baik maka dipastikan semua pengguna fasilitas perpustakaan akan merasa betah dan menyenangkan.
Kalau sudah begitu selogan jadikan perpustakaan tempat belajar yang menyenangkan akan terpenuhi dan bisa berdampak sangat signifikan terhadap tambahan kunjungan ke perustakaan. Apalagi kalau ditambah dengan fasilitas internet yang bebas bagi pengunjung.
Penulis: Miftah
Foto: Man
Redaktur: Reni
