

Satui (MTsN 3 Tanbu) – Ekstra Kurikuler Desain Grafis memang mengundang rasa penasaran sehingga para siswa banyak yang bergabung. Hal tersebut terlihat begitu begitu berminatnya peserta didik untuk mengikuti ekskul desain grafis ini. Hal ini tentu membawa dampak yang positif.
Muhammad Najib Zulaikhan , S. S sebagai pembimbing ekskul ini menuturkan bahwa mulanya tidak banyak yang ikut bergabung dalam ekskul ini. Akan tetapi dari hari ke hari pesertanya semakin nambah. Bagi mereka yang ingin bergabung memang tidak ada halangan semua terbuka untuk siapapun.
“Kita memang ajari mereka mengenali dan memahami lebih jauh apa itu desain grafis. Pengetahuan dasar yangmereka dapatkan ini tentu akan membuka wawasan mereak terhadap desain grafis yang memang sangat dibutuhkan pada zaman sekarang bahkan menjadi suatu profesi yang mentereng. Begitu banyak orang terjun di bidang ini untuk mencari penghidupan dan hasilnya memang lumayan. Apalgi kerjanya tidak terbentur dengan waktu apapun tergantung bagaiman si pelaku meminij Aktifitasnya namun mendatangkan keuntungan luar biasa,” kata Najib disela kesibukannya mengrahkan anak didiknya Rabu sore, (21/11/24).
Sebagaimana diteahui bahwa desain grafis ini adalah suatu bidang yang sangat menarik untuk digeluti. Begitu banyak bidang-bidang yang memerlukan desain grafis ini, misalnya media cetak, media online, periklanan, hiburan, pemerintahan, arsitektur dan industri. Dengan banyaknya bidang-bidang yang terlibat dengan desain grafis ini maka tidak heran bermunculsn profesi-profesi baru dibidang desain grafis seperti: desainer grafis, drafter, editor, layouter, art direktor, fotografer, animator, visualisator, video editor dan masih banyak profesi lain yang dilahirkan oleh desain grafis ini.
Oleh sebab itu, tidak heran peserta didik sangat tertarik bergabung dalam ekstra kurikuler desain Grafis ini karena memang menjanjikan disamping menumbuhkan kesenangan dan hobi untuk mengembangkan bakat di bidang ini.
Dalam kegiatan ekskul desain grafis ini yang menjadwalkan satu kali pertemuan dalam satu minggu ternyata pesertanya juga ada dari dewan guru yang ikut.
“Semuanya gabung saja tidak masalah selama tidak mengganggu aktivitas lainnya,” imbuh Najib.
Penulis: Man
Foto: Mif
Redaktur: Reni
