

Satui (MTsN 3 Tanbu) – Mendirikan shalat merupakakn ibadah mahdhah bagi setiap muslim yang ketika mengerjakannnya tidak hanya sekedar menggugurkan kewajiban akan tetapi didalamnya terdapat suatu makna yang sangat luar biasa. Hal tersebut disampaikan oleh guru MTsN 3 Tanah Bumbu H. Muhammad Syairazi, MM saat menjadi penceramah pada kegiatan pembiasaan pagi Jumat Taqwa.
Dalam paparannya H. Syairazi menjelaskan bahwa shalat itu adalah tiang agama yang mesti harus didirikan, meninggalkan shalat berarti meruntuhkan sendi-sendi gama Islam.
“Dalam melaksanakan ibadah shalat setiap muslim harus mengerti dan paham betul apa yang menjadi syarat sah dan rukun dalam mengerjakan ibadah shalat tersebut. Tidak asal laksanakan. Akan tetapi benar-benar mengerti eksistensi ibadah itu sehingga efek dan dampaknya akan terasa dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi ibadah shalat yang dikerjakan dengan benar dan khusyu’ akan berdampak pada pencegahan segala perbuatan mungkar dan maksiat bagi muslim yang bersangkutan. Itulah sebabnya pelaksanaan shalat benar-benar dimaknai secara seksama dan dihayati sehingga memunculkan efeknya dalam kehidupan sehari-hari,” kata H. Syairazi, Jumat (7/2/25).
H.Syairazi menyampailan pada saat ini banyak orang muslim yang dengan sengaja meninggalkan kewajiban shalat itu, kalaupun mengerjakan tidak sedikit yang hanya mengerjakan asal-asalan atau sekedar menggugurkan kewajiban padahal di dalam Al-qur’an pada surah Al-Ma’un mengatakan orang yang mempermainkan shalat adalah termasuk pendusta agama.
“Untuk itu kepada siswa-siswi MTsN 3 Tanah Bumbu marilah mulai menyadari kalau selama ini mengerjakan shalat itu main-main atau tidak khusyu’ cobalah berbenah perbaiki shalat kita. Jangan menyesal di hari akhir nanti karena palaha shalat tidak kita dapatkan. Penuhi segala syarat dan rukunnya, pelajari dengan baik ilmu tentang shalat supaya saat mengerjakan shalat tidak lagi main dan bercanda,” pesannya mengakhiri tausyiahnya.
Kegiatan tausyiah ini diikuti oleh seluruh peserta didik. Agenda tausyiah ini berlangsung setiap pagi Jumat pada minggu kedua setiap bulan karena setiap minggunya sudah diprogramkan dengan agenda yang berbeda.
Untuk minggu pertama akan diiisi dengan pembacaan maulid al-habsyi, minggu ketiga kegiatan senam bersama dan kesehatan. Kemudian minggu ke-4 akan diisi dengan tausyiah dari peserta didik.
Penulis: Miftah
Foto: Man
Redaktur: Reni
