

Kusan Hilir (MTsN 1 Tanbu) – Siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanah Bumbu (MTsN 1Tanbu) melaksanakan proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatal Lil Alamin (P5RA) dengan tema Bhinneka Tunggal Ika (BTI). Proyek ini mengangkat judul Berkarya dengan Keanekaragaman Budaya untuk Budaya Lestari dengan membuat permainan tradisional seperti balogo, bakiak, dan engrang, Jum’at (14/02/25).
Salah satu tim fasilitator BTI Muhammad Iqbal, S.Pd.I mengatakan bahwa pembuatan mainan tradisional ini disesuaikan dengan tingkatan kelas. Kelas 7 membuat bakiak, kelas 8 membuat balogo, dan kelas 9 membuat engrang.
Tujuan dari pembuatan permainan tradisional ini adalah untuk melestarikan budaya bangsa, mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya sendiri.
“Selain itu, pembuatan permainan tradisional ini juga bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa dalam membuat sesuatu yang bermanfaat,” ujar Iqbal.
Lebih lanjut Iqbal menjelaskan bahwa bahan-bahan untuk pembuatan permainan tradisional ini disediakan oleh madrasah, mulai dari kayu, karet, paku, batok kelapa, hingga bambu.
Siswa hanya perlu membawa peralatan yang dibutuhkan seperti palu dan mesin penghalus kayu. Dengan demikian, siswa dilatih untuk mandiri, bekerja sama, dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar mereka.
“Melalui kegiatan ini, siswa dapat lebih mengenal dan mencintai budaya tradisional Indonesia, harapannya permainan tradisional ini dapat terus dilestarikan dan dimainkan oleh generasi muda ditengah-tengah kecanggihan zaman serba digital,” imbuhnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya MTsN 1 Tanbu untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
Penulis : Dyah
Foto : Dyah
Redaktur : Reni
