

Satui (MTsN 3 Tanbu) – Program Pendalaman Materi dan Praktek Ibadah yang diusung Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Tanah Bumbu pada pembelajaran bulan suci ramadhan telah menyingkap fakta ternyata masih ditemukan anak yang belum sempurna dalam mengerjakan shalat lima waktu.
Hal ini disampaikan oleh beberapa guru pendamping setelah melakukan praktek dan pembrefingan terhadap peserta didk kelas 7 dan 8. Faktanya masih ada sebagian anak yang tidak bisa mengerjakan shalat secara sempurna karena ketidaktahuan.
Hal tersebut diakui oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Lilik Sutiyani, S.Pd menurutnya ada beberapa anak yang masih keliru dalam menerpkan gerakan shalat, termasuk juga bacaan dan adabnya.
“Itulah tujuan kita mengapa mengambil pembelajaran untuk kelas 7 dan 8 ini pada minggu pertama masuk di bulan Ramadhan ini kita khususkan untuk memberikan materi tentang cara dan perbaikan ibadah terutama ibadah shalat. Hal ini sangat penting berapa banyak orang yang negerjakan shalat akan tetapi keliru tidak sesuai dengan apa yang diajarkan melalui fiqh. Untuk itu kita akan perbaiki sehingga peserta didik kita benar-benar telah mengetahui dan memahami tata vara pelaksanaan ibadah shalat yang benar,” kata Lilik, Senin (10/03/25) di ruang kerjanya.
Pemberian materi endalaman ibadah shalat ini diberikan setelah melakukan pe,antauan selama ini ada indikasi peserta didik itu melaksanakan shalat asal-asalan tanpa mengerti apa itu shalat sebenarnya. Ternyata indikasi itu benar setelah dilakukan pengecekan secara detail dengan menyuruh anak melakukan praktek shalat secara perorangan. Dari situ bermunculan masalah, ada yang tidak hafal dengan bacaan-bacaaan dalam shalat ada yang tidak sesuai gerakan dalam shalatnya adapula tidak mengerti bagaimana adab dalam shalat. Semuanya terbuka secara transparan.
Bagi mereka yangmasih keliru kita akan betul mereka dengan petunjuk yang sesuai dengan anjuran Islam bagaimana tata cara shalat yang baik dan benar. Dengan adanya perbaikan ini diharapkan mereka telah mengetahui dan menerapkan tata cara ibadah shalat yang benar. Walau harus diakui bahwa masih ada yang tidak konsekuen dan konsisten dalam penerapannya.
Namun demikian kata ustadz Muhammad Sobri paling tidak mereka telah kita ajari tata cara yang benar, soal mereka mau mengamalkan atau tidak itu bukan urusan kita tapi menjadi urusannya Allah dengan Taufik dan Hidayah-Nya jua. Semoga tambah baik dan berkualitas.
Penulis: Man
Foto: Man
Redaktur: Reni
