

Batulicin (Kemenag Tanbu) – Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanah Bumbu, H. Mahmud, S.H.I., M.A, memaparkan bahwa saat ini seluruh madrasah telah memasuki kegiatan verifikasi Bantuan Operasional Pendidikan bagi Raudhatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah bagi Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
Hal ini disampaikannya dalam amanahnta saat Apel Senin di Halaman Kantor Kemenag Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (07/07/2025).
“Meskipun kita dari Penmad sudah melakukan perpanjangan waktu untuk pengajuan bantuan sosial itu, tapi ada beberapa madrasah kita yang belum melakukan approve sistem portal Bantuan Operasional Sekolah. Beberapa tahun terakhir, semua bantuan sosial (BOP & BOS) masuk ke dalam sistem. Ada kesesuaian mata anggaran dengan rencana kerja yg disusun oleh kepala madrasah masing-masing sehingga selaras, seimbang dan bisa dipertanggungjwabkan,” ucapnya.
Akhir-akhir ini kita mendapatkan keluhan dari madrasah tentang penyaluran bantuan operasional yang dilakukan per-triwulan. Ini merupakan efek dari efisiensi anggaran Kementerian Keuangan, sehingga banyak bantuan tidak bisa memenuhi belanja kebutuhan pokok di madrasah. Madrasah menginginkan BOP & BOS disalurkan per-semester sebagaimana biasanya.
“Sebab ini dijalankan dalam sistem, jadi pekerjaanya itu berlanjut hanya dalam waktu 3 bulan sementara sistemnya rumit, dan tidak semua madrasah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai,” pungkasnya.
Sistem ini perlu untuk mengimbangi kepercayaan Masyarakat terhadap madrasah. Saat ini madrasah mulai dicintai oleh masyarakat. Ada kepercayaan di masyarakat bahwa masdrasah merupakan salah satu tempat terbaik untuk pendidikan anak. Hal ini terbukti bahwa secara kuantitas jumlah siswa di madrasah mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.
Penulis: Effiza
Foto: Hasyim
Editor: Reni
