

Batulicin (Kemenag Tanbu) – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Tanah Bumbu melalui Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS) melaksanakan Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB) bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang Sekolah Dasar (SD), Selasa (4/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan ANLDB serentak se-Indonesia yang digelar pada tanggal 3–5 November 2025 melalui aplikasi SIAGA. Asesmen dilakukan dengan dua metode, yaitu tes tertulis untuk mengukur pengetahuan dan kemampuan berpikir, serta tes baca Al-Qur’an guna menilai kemampuan memahami bacaan.
Kasi PAPKIS H. Lukmanul Hakim, S.Ag bersama Alimuddin, selaku Penata Layanan Operasional Seksi PAPKIS melakukan monitoring pelaksanaan ANLDB di Kecamatan Mantewe yang diikuti sebanyak 13 guru PAI SD (jumlah ini bukan jumlah total guru PAI tetapi sebagian guru lainnya ada yg sudah asesmen).
H.Lukman menekankan bahwa asesmen ini bersifat wajib, “Seluruh guru PAI SD wajib mengikuti, jika tidak mengikuti maka presensi bulan November yang akan di-upload di Desember tidak bisa ter-upload, jadi asesmen bersifat wajib,” pungkasnya.
Sementara itu, staf Seksi lainnya melaksanakan monitoring di Kecamatan Simpang Empat dengan jumlah peserta 54 orang guru PAI SD.
Sebelumnya, kegiatan asesmen juga telah dilaksanakan di tiga kecamatan lainnya, yakni Teluk Kepayang, Kusan Hulu dan Kuranji. Dari 3 kecamatan ini peserta asesmen guru PAI berjumlah 28 orang.
Pelaksanaan ANLDB ini bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang tingkat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai serta efektivitas pembelajaran PAI di sekolah. Menurut H. Lukman hasil dari asesmen ini akan ditindaklanjuti dengan mengadakan pelatihan di bagian kompetensi guru yang paling lemah, tergantung pada hasilnya nanti.
Sebagaimana Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Amin Suyitno mengatakan bahwa melalui asesmen ini, Kementerian Agama akan memiliki data akurat sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan strategis, seperti perbaikan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan praktik pembelajaran agama yang moderat dan kontekstual.
Asesmen ini merupakan langkah penting untuk mengetahui sejauh mana pendidikan agama di jenjang SD berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peserta didik.
Pelaksanaan ANLDB di Tanah Bumbu berlangsung lancar, sesuai petunjuk teknis dan mendapat respon positif dari para guru peserta asesmen.
Penulis: Effiza
Foto: Kontri
Redaktur: Reni
