

Batulicin (Kemenag Tanbu) – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Tanah Bumbu melalui Seksi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS) mengadakan Festival Pendidikan Agama Islam (PAI) atau lebih populer disebut PAI Fair.
Agenda ini pertama kali diadakan pada tahun 2025 dan akan menjadi agenda tahunan Direktorat Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI. Tahun sebelumnya kegiatan ini disebut Pekan Keterampilan dan Seni (Pentas) PAI.
Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka. Kankemenag) Kabupaten Tanah Bumbu, H. Khairun Noor, S.Ag menegaskan bahwa kegiatan PAI Fair bukan sekadar ajang lomba tetapi juga merupakan sarana menginternalisasikan nilai-nilai agama sekaligus membentuk karakter peserta didik.
“PAI Fair memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Di era globalisasi ini, PAI tidak hanya berfungsi sebagai transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana internalisasi nilai-nilai agama agar peserta didik mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap H. Khairun.
Hal ini dikatakannya dalam sambutan acara Pelaksanaan PAI Fair Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu ke 1 Tahun 2025 di Aula Kankemenag Tanah Bumbu, Kamis (06/11/2025).
H.Khairun menyampaikan bahwa indikator keberhasilan tidak hanya diukur dari hasil lomba, melainkan sejauh mana pelaksanaan nilai-nilai keagamaan dapat diterapkan dalam kehidupan peserta didik.
“Alhamdulillah Kemenag Tanah Bumbu dapat melaksanakan kegiatan ini. Terimakasih kepada Kasi PAPKIS, tim pelaksana dan bapak/ibu guru pembimbing. Tolak ukur prestasi peserta didik bukan ditentukan oleh satu lomba saja, tetapi dari pengamalan nilai-nilai kehidupan. Lomba ini memang berlangsung sebentar, namun mengaplikasikan ajaran agama membutuhkan proses panjang dan butuh waktu lama,” tegasnya.
Ditambahkannya juga bahwa pemenang lomba pada tingkat kabupaten ini akan mewakili Tanah Bumbu di ajang PAI Fair tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 10 November 2025.
“Insyaallah, tanggal 10 nanti akan diadakan PAI Fair tingkat provinsi dan selanjutnya ke tingkat nasional. Selain itu, pada tanggal 15–22 November mendatang, Kemenag Tanah Bumbu juga akan melaksanakan MTQ Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu,” pungkasnya.
Sebelumnya, Abdurrahman selaku ketua panitia PAI Fair Tanah Bumbu menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Kemenag Direktorat Pendidikan Agama Islam hingga ke tingkat kabupaten/kota.
“Kegiatan ini merupakan ajang aktualisasi bagi siswa, guru, dan pengawas PAI untuk mengembangkan minat dan bakat mereka. Kami di Tanah Bumbu berkolaborasi dengan Kemenag dan Dinas Pendidikan dalam pelaksanaannya. Karena keterbatasan waktu, tahun ini kami hanya mengadakan dua cabang lomba dari delapan yang disediakan, yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Pidato PAI,” jelasnya.
Abdurrahman menambahkan enam cabang lomba lainnya yang belum dilaksanakan di tingkat kabupaten, antara lain Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Cipta Lagu Religi, Cover Lagu Religi, Poster Dakwah, Konten Video Kreatif, dan Olimpiade PAI Nasional (OLPAIN).
Adapun Lomba MTQ diikuti oleh 9 peserta jenjang SD dan 9 peserta jenjang SMP. Sedangkan Lomba Pidato PAI diikuti oleh 6 peserta tingkat SD dan 7 peserta tingkat SMP.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pengawas PAI, guru pendamping siswa SD/SMP, serta perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Bumbu.
Penulis : Effiza
Foto : Reni
Editor : Reni
