

Satui (MTsN 3 Tanah Bumbu) — “Ambil sampah yang kau lihat walaupun itu bukan milikmu, tanamkan niat itu dalam jiwa setiap warga madrasah,” Pesan tersebut disampaikan oleh Muhaemin, S.Pd., saat memberikan amanat pada Upacara Bendera di halaman MTsN 3 Tanah Bumbu, Senin (19/1/2026).
Muhaemin menekankan bahwa persoalan sampah merupakan masalah klasik yang seolah tidak pernah selesai. Setelah dibersihkan, sampah kembali muncul apabila tidak disertai dengan kesadaran dan kepedulian bersama.
Menurutnya, solusi utama dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah menanamkan kesadaran dan pemahaman tentang kebersihan, sebagaimana telah diajarkan secara rinci dalam ajaran Islam oleh Nabi Muhammad SAW.
“Kita adalah umat Nabi Muhammad SAW yang telah diajarkan untuk selalu hidup dalam keadaan bersih dan sehat. Persoalan sampah sebenarnya bukan hal baru, karena Islam telah mengantisipasinya sejak lama. Sangat memalukan jika mengaku sebagai umat beliau, tetapi masih jauh dari ajaran dan sunnah tentang menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Muhaemin.
Ia menambahkan, salah satu strategi yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di madrasah adalah membiasakan diri memungut sampah tanpa harus diperintah. Siapa pun yang melihat sampah diharapkan segera mengambil dan membuangnya ke tempat sampah, tanpa mempersoalkan asal sampah tersebut.
“Itulah cerminan jiwa yang bersih dan terbiasa hidup dalam lingkungan yang bersih,” tambahnya.
Oleh karena itu, Muhaemin mengajak seluruh warga madrasah untuk mulai menyadarkan diri, menumbuhkan kepedulian sosial, serta bertanggung jawab dalam penanganan sampah di lingkungan madrasah.
Di akhir amanatnya, ia meminta seluruh warga madrasah, khususnya peserta didik, untuk mengumpulkan sampah yang ada di kelas masing-masing dan menempatkannya di tempat sampah yang telah disediakan. Hal ini bertujuan agar petugas kebersihan lebih mudah dalam proses pengangkutan sampah.
Penulis: Man
Foto: Yul
Redaktur: Reni
