

Batulicin (Kemenag Tanbu) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika tingkat madrasah se-Kabupaten Tanah Bumbu menggelar forum musyawarah di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu, diikuti oleh guru matematika MTs se Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (05/02/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum strategis untuk menyamakan persepsi, bertukar pikiran, serta membangun komunikasi dalam rangka peningkatan kualitas dan pemerataan mutu pendidikan, khususnya pada mata pelajaran matematika.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kemenag Tanah Bumbu, H. Mahmud, S.HI, MA dalam sambutannya mengapresiasi konsistensi MGMP Matematika yang rutin melaksanakan pertemuan.
“Alhamdulillah kita kembali dapat melaksanakan pertemuan rutin. MGMP Matematika ini salah satu yang konsisten melaksanakan kegiatan dibandingkan MGMP yang lain,” ujarnya.
Ia berharap forum MGMP menjadi wadah efektif untuk membangun komunikasi dan menyamakan persepsi agar tidak terjadi ketimpangan pembelajaran matematika antar madrasah.
“Kehadiran MGMP ini diharapkan menjadi wadah bertukar pikiran dan membangun komunikasi dalam rangka peningkatan kualitas dan pemerataan mutu pendidikan, khususnya pada pelajaran matematika, sehingga tidak terjadi ketimpangan pembelajaran antara madrasah satu dan yang lain. Pertemuan ini juga penting untuk membangun persepsi yang sama,” tegasnya.
Lebih lanjut, H. Mahmud menyoroti pentingnya mata pelajaran matematika yang termasuk dalam mata pelajaran yang diujikan dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini di tingkat MTs dan MI.
“Matematika masuk salah satu mata pelajaran yang diujikan di TKA. Tahun ini kita ujikan di tingkat MTs dan MI. Di Tanah Bumbu ada dua mata pelajaran yang masuk kategori tertinggi se-Kalimantan Selatan, yaitu Sejarah dan Matematika. Ini tentu menjadi sesuatu yang membanggakan,” ungkapnya.
Meski TKA tidak menjadi penentu kelulusan, ia menegaskan bahwa hasilnya tetap menjadi salah satu tolok ukur untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“TKA memang tidak mempengaruhi kelulusan, tetapi menjadi salah satu tolok ukur untuk masuk ke jenjang yang lebih tinggi. Karena itu, semua siswa kelas akhir diupayakan untuk mengikuti TKA walaupun tidak wajib,” jelasnya.
Ia juga mengimbau agar seluruh anggota MGMP aktif berpartisipasi dan memberikan alasan yang jelas apabila tidak dapat hadir dalam pertemuan.
Sementara itu, Ketua MGMP Matematika Tanah Bumbu, Ali Wardoyo, menegaskan pentingnya kolaborasi antar guru dalam mendorong peningkatan prestasi peserta didik.
“Forum MGMP ini penting untuk saling memberi masukan, sehingga apa yang ingin kita perbaiki ke depan dapat dilaksanakan dengan maksimal,” ujarnya.
Melalui musyawarah ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di madrasah, sehingga mampu mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.
Penulis: Reni
Foto: Reni
Redaktur: Reni
