

Kusan Hilir (MI Darul Mutammam) – Dalam upaya untuk mencegah cacingan dan stunting pada anak-anak, Petugas kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Pagatan, melakukan kunjungan ke sekolah sebagai bagian dari Program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) kecacingan untuk balita dan anak sekolah.
Program ini dilaksanakan sepanjang bulan Agustus hingga September tahun 2024 Program POPM ini menyasar balita dan siswa di tingkat KB-TK/RA dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta Posyandu Keluarga, Kamis (12/09/24).
Salah satu sekolah yang menjadi target kegiatan ini adalah MI Darul Mutammam yang berlokasi di desa Rantau Panjang Hulu, Kecamatan Kusan Hilir.
“Sebanyak 55 peserta didik dari MI Darul Mutammam menerima obat cacing secara gratis dari Puskesmas Pagatan. Biasanya, obat cacing yang diberikan berbentuk tablet,” ucap Kepala MI Darul Mutammam, Nila Indriani, S.Pd.I
Ia mengatakan sebelumnya anak-anak telah menerima penyuluhan tentang penyakit cacingan, termasuk penjelasan mengenai apa itu penyakit cacingan, cara penularannya, bahayanya, dan cara pencegahannya. Anak-anak juga diberikan informasi tentang cara minum obat cacing, terutama bagi yang belum terbiasa dengan konsumsi obat.
Sebelum memberikan obat cacing, anak-anak juga diperiksa apakah dalam keadaan sehat, sudah sarapan atau belum, dan apakah mereka sudah pernah mengonsumsi obat cacing sebelumnya. Bagi yang belum pernah mendapatkan obat cacing selama kegiatan POPM Kecacingan di sekolah, obat tersebut akan dibeada anak-anak ketika mereka kembali ke sekolah.
Meskipun infeksi cacing dapat menyerang individu pada usia berapapun, anak-anak memiliki risiko tertinggi terkena penyakit ini karena mereka sering bermain di berbagai tempat, termasuk di tempat yang mungkin terkontaminasi oleh bibit penyakit.
Penyakit cacingan memiliki dampak serius pada kesehatan anak-anak, termasuk menyebabkan kurang gizi, mudah terserang penyakit, kelelahan, dan kurang nafsu makan karena cacing-cacing tersebut menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi anak-anak.
Penulis: Nila
Foto: Humas
Redaktur: Reni
