

Kusan Hilir (MTsN 2 Tanbu) – Para guru di lingkungan madrasah kembali diperkaya dengan ilmu dan pendekatan pembelajaran terkini. Guru-guru dari MTsN 2 Tanah Bumbu mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai penerapan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Kegiatan yang digelar pada Senin (9/2/2026) pagi ini bertempat di Perpustakaan MIN Tanah Bumbu dan turut dihadiri oleh para guru dari MIN Tanah Bumbu.
Bimtek ini secara langsung diberikan oleh Pengawas Madrasah Kabupaten Tanah Bumbu, Rismawati Rum, S.Ag, M.Pd.I. Ia memandu para peserta untuk memahami konsep dan implementasi dua pendekatan pembelajaran yang dinilai sangat relevan dengan tuntutan pendidikan abad 21 ini.
Dalam paparannya, Rismawati menjelaskan bahwa Deep Learning bukan sekadar pembelajaran yang dalam, melainkan suatu proses di mana peserta didik aktif mengonstruksi pengetahuan, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.
Pendekatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya menghafal, tetapi benar-benar memahami, menerapkan, dan menghubungkan ilmu dengan kehidupan nyata. Kurikulum Berbabsis Cinta (KBC) menekankan pada pendidikan karakter, empati, dan hubungan positif antara guru dan siswa, yang diyakini dapat memaksimalkan potensi belajar anak.
“Integrasi antara Deep Learning dan nilai-nilai cinta dalam kurikulum ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepekaan sosial,” ujar Rismawati Rum dalam sesi pembukaan.
Kepala MTsN 2 Tanah Bumbu Ahyani melalui perwakilan menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Diharapkan, ilmu yang didapat dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membentuk siswa yang berkompetensi unggul dan berhati mulia.
Penulis: Nyo
Foto: Nyo
Redaktur: Reni
