

Kusan Hilir (MTsN 1 Tanbu) – Berdasarkan surat undangan nomor: 34/KKMTs/KS/11/2024 tentang Rapat Koordinasi (Rakor) Bersama DPR RI Komisi VIII, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanah Bumbu Muhaimin, S.Ag menghadiri undangan Rakor Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Provinsi Kalimantan Selatan dengan DPR RI Komisi VIII tentang sosialisasi Empat pilar MRR RI, Jum,at (22/11/24) di Hotel 88 Banjarmasin.
Muhaimin mengatakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan sebuah sarana yang baik dalam rangka membangun kesadaran bersama di tengah-tengah masyarakat akan perlunya pengamalan terhadap Pilar Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang mulai terlupa pemaknaan dan pengamalannya di kehidupan berbangsa dan bernegara. Terkait hal tersebut, para wakil rakyat tak henti-hentinya melakukan sosialisasi 4 Pilar MPR-RI.
Anggota DPR RI H. Sudian Noor, S.AP menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Pancasila, UUD 1945, NKRI, Dan Bhinneka Tunggal Ika dihadapan 89 Kepala MTsN dan 1 Kepala MTs Kota Banjarbaru.
Lebih lanjut Muhaimin menyatakan bahwa pemateri (H. Sudian) menyampaikan pentingnya menegakkan 4 pilar ini (Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika), hal tersebut merupakan tanggungjawab besar dari masing-masing warga negara Indonesia.
“Pengetahuan Empat Pilar MPR RI yang telah diperoleh di bangku sekolah tidak hanya berupa teori, tetapi harus mampu diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Contoh kecil yang dapat dilakukan adalah mulai dari tindakan sederhana berupa pengaplikasian sila pertama seperti toleransi antar umat beragama,” imbuhnya.
Muhaimin menyampaikan pesan dan paparan anggota DPR tersebut bahwa empat pilar inilah yang memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itulah, saya berharap kepada seluruh peserta yang hadir dalam sosialisasi ini, agar sungguh-sungguh. Pahami betul 4 pilar ini, rasa nasionalis dan cinta tanah air tidak boleh luntur dalam diri kita.
“Perkokoh persatuan dan kesatuan baik dilingkungan madrasah maupun Masyarakat, dengan menanamkan rasa persatuan ke siswa akan memperkuat silaturahmi dan menepis perpecahan, apalagi dimadrasah kita terdiri dari berbagai suku, olehkarena itu toleransi yang tinggi perlu di ajarkan dan diterapkan agar tercipta suasana belajar yang aman dan bersiang secara sehat,” tutup Muhaimin.
Penulis : Dyah
Foto : Mimin
Redaktur : Reni
