

Satui (MTsN 3 Tanbu) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Tanah Bumbu, Lilik Yulianti, M.Pd memberikan arahan kepada seluruh peserta didik di ruang utama mushala madrasah terkait maraknya perilaku remaja dalam aktivitas Perang Sarung yang sedang viral sekarang ini di kalangan remaja.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kepada seleuruh anak-anak didik MTsN 3 Tanbu. Menurut kamad aktivtas remaja di malam hari bulan ramadhan yang sering digunakan untuk melakukan tanding perang sarung sudah begitu merebak di lingkunganm masyarakat, terutama wilayah Kecamatan Satui yang sudah terkena efeknya.
“Kita antipasi lebih awal agar peserta didik kita tidak ikut-ikut melakukan aktivitas tersebut. Memang tadinya hanya berupa sebuah permainan tanding dengan menggunakan sarung akan tetapi berangsur-angsur kegiatan itu bermuatan negatif di antaranya digunakan ajang taruhan atau judi. Bahkan yang lebih membahayakan lagi adalah sudah menjurus kepada hal yang bisa mencelakakan,” kata Lilik, Kamis (6/3/25).
Pengarahan oleh kamad ini terkait dengan dengan semakin maraknya kegiatan tersebut bahkan sudah menjadi perhatian segenap masyarakat dan aparat keamaanan dalam hal ini pihak Kepolisian Sektor Satui dan Babinsa sudah memberikan pemberitahuan bahwa ada kegiatan anak muda yang sudah mulai meresahkan.
Dari beberapa sumber menjelaskan bahwa kegiatan perang tanding sarung yang dilakukan oleh beberapa anak muda ini seringkali mempertemuakan dua kelompok yang berbeda. Hal ini sangat riskan bisa menjurus kepada tawuran. Apalagi sudah ada indikasi sarung yang digunakan diisi dengan batu dan benada-benda keras lainnya Ini tentu membahayakan.
Oleh sebab itu kamad dengan mengingatkan kepada seluruh peserta didik MTsN 3 Tanah Bumbu untuk tidak ikut-ikutan. Lebih fokus menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan ini dan meninggalkan sesuatu pekerjaan yang sia-sia bahkan sangat merugikan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
“Untuk kalian anak-anak MTsN 3 Tanbu tolong perhatikan dan camkan baik-bak, kalau ada kedapatan secara meyakinkan dan jelas ikut-ikutan dalam kegiatan Perang Sarung ini maka ibu akan panggil orang tua kalian dan proses selanjutnya bisa membuat kalian akan dikeluarkan dari madrasah ini,” tegas Lilik.
Penulis: Man
Foto: Man
Redaktur: Reni
