

Kusan Hilir (MTsN 1 Tanbu) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanah Bumbu (MTsN 1 Tanbu) Muhaimin, S.Ag menghadiri pertemuan pengembangan kompetensi kepala madrasah tsanawiyah se-Kalimantan Selatan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan ini berlangsung di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kamis (31/10/24).
Pertemuan yang dihadiri oleh para kepala madrasah tsanawiyah se-Kalimantan Selatan ini bertujuan untuk mewujudkan transparansi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan pendidikan antikorupsi pada Madarsah Tsanawiyah Negeri se-Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr. H. M. Tambrin, M.M.Pd menyampaikan harapan agar Kepala Madrasah memanfaatkan dana BOS untuk kepentingan madarsah dan dana penggunaannta harus transparansi dan akuntabel serta diketahui oleh seluruh guru, komite dan oarng tua menerapkan budaya anti korupsi dalama bernagai hal serta menerapkan budaya anti korupsi dalama berbagai hal.
“Dana BOS merupakan amanah yang harus kita kelola dengan sebaik-baiknya, kita harus memastikan bahwa dana ini digunakan sesuai dengan peruntukannya dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi siswa,” tegasnya.
Kepala MTsN 1 Tanbu Muhaimin, S.Ag mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. “Pertemuan ini memberikan banyak pengetahuan dan wawasan baru bagi saya. Saya akan berusaha menerapkan ilmu yang saya dapatkan untuk meningkatkan pengelolaan madrasah, terutama dalam hal keuangan,” ujarnya.
Lebih lanjut Muhaimin berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, “Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kualitas pendidikan di madrasah-madrasah tsanawiyah di Kalimantan Selatan dapat semakin meningkat dengan adanya pengelolaan dana BOS yang baik,” tambahnya.
Selain membahas pengelolaan dana BOS, peserta juga diajak untuk mendiskusikan berbagai isu terkini yakni antikorupsi madrasah hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas kepala madrasah dalam mengimplementasikan pendidikan antikorupsi di lingkungan madrasah.
“Pendidikan antikorupsi merupakan hal yang sangat penting untuk kita tanamkan sejak dini pada siswa, kita dapat saling berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang bagaimana cara mengimplementasikan pendidikan antikorupsi yang efektif di madrasah,” tutupnya.
Penulis : Dyah
Foto : Dyah
Redaktur : Reni
