

Batulicin (Kemenag Tanbu) – Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Tanah Bumbu, H. Mahmud, S.H.I., M.A., menyampaikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bertujuan membentuk karakter anak bangsa sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis dan berkeadaban.
“Kurikulum Berbasis Cinta merupakan bagian dari inisiatif Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Hal pertama yang ingin beliau lakukan adalah perbaikan sistem pendidikan. Meskipun kurikulum tidak serta-merta menjamin pendidikan yang baik, namun pendidikan yang baik harus dimulai dari kurikulum yang berkualitas dan guru yang berkompeten,” ujar H. Mahmud dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta yang digelar di MTsN 1 Tanah Bumbu, Rabu (12/11/2025).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada kurikulum yang sempurna tanpa dukungan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
“Walaupun fasilitas dan prasarana sederhana, ketika guru mau belajar dan berinovasi, maka pendidikan akan tetap berkualitas. Yang perlu dibangun adalah SDM kita sebagai pengelola pendidikan. Kurikulum yang digagas Menteri Agama ini hadir untuk melengkapi dan memperkuat kurikulum yang sudah ada,” tegasnya.
H.Mahmud juga menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama dalam Kurikulum Berbasis Cinta, yang seluruhnya diarahkan untuk membentuk kepribadian peserta didik yang utuh dan berkarakter.
Pertama, KBC mengarahkan pada pendidikan ramah anak, yakni menciptakan lingkungan belajar yang aman secara fisik maupun mental, serta bebas dari kekerasan verbal dan nonverbal.
Kedua, KBC membangun lingkungan yang tidak hanya menekankan pada perkembangan akademik, tetapi juga keseimbangan emosional, sikap toleran, dan kehidupan sosial yang sehat.
Ketiga, KBC melahirkan peserta didik yang moderat, siap menerima perbedaan, dan terbuka terhadap keberagaman.
Melalui penerapan KBC, lulusan madrasah dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia, toleran, dan siap menghadapi dinamika kehidupan di tengah masyarakat yang majemuk.
Penulis : Effiza
Foto : Risma
Editor : Reni
