

Batulicin (Kemenag Tanbu) – Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Garazawa) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu, Fahdiy Arisandiy, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXI Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu.
“Selamat atas terlaksananya MTQN XXI yang berjalan dengan baik. Semoga para qori dan qoriah terbaik yang terpilih dapat menjadi duta daerah dan meraih hasil terbaik di tingkat provinsi,” ujarnya saat menyampaikan amanah pada Apel Pagi Senin di Halaman Kankemenag Tanah Bumbu, Senin (24/11/2025).
Fahdiy juga memaparkan sejumlah program terbaru Garazawa. Program pertama adalah visualisasi data statistik tanah wakaf meliputi musholla, masjid, lembaga pendidikan, dan makam dalam bentuk peta dan data statistik. Menurutnya, penyajian data ini akan menjadi acuan internal sekaligus informasi publik mengenai persebaran tanah wakaf di Tanah Bumbu.
“Program ini merupakan hasil aktualisasi CPNS kita. Ke depan, data ini akan ditampilkan melalui media sosial serta dicetak dan didistribusikan ke Kantor Urusan Agama (KUA), sehingga masyarakat dan para pemangku kepentingan dapat melihat lokasi tanah wakaf secara jelas,” terangnya.
Untuk tahap awal, pemetaan tanah wakaf difokuskan di Kecamatan Batulicin, “InsyaAllah nanti akan dilanjutkan ke kecamatan lain di seluruh Kabupaten Tanah Bumbu,” tambahnya.
Program kedua adalah pelaksanaan virtual meeting setiap hari Jumat, sebagai tindak lanjut anjuran Work From Home (WFH) Menteri Agama sekaligus langkah efisiensi anggaran.
Sementara itu, program ketiga adalah pembaruan data nadzir di Tanah Bumbu. Fahdiy menjelaskan bahwa nadzir kini diwajibkan memiliki Surat Keputusan (SK) resmi dari Badan Wakaf Indonesia (BWI). Nadzir yang mengelola tanah wakaf kurang dari 1.000 m² akan mendapatkan SK dari BWI Kabupaten, sedangkan pengelola tanah 1.000–20.000 m² dari BWI Provinsi. Untuk tanah wakaf yang luasnya lebih dari 20.000 m², SK akan diterbitkan oleh BWI Pusat.
Apel pagi ini turut dihadiri oleh seluruh kepala seksi dan ASN Kankemenag Tanah Bumbu.
Penulis: Effiza
Foto: Hasyim
Editor: Reni
