

Kusan Hilir (MTsN 1 Tanbu) – Tiga tenaga pendidik mata pelajaran Matematika dari Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanah Bumbu (MTsN 1 Tanbu) menghadiri pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika MTs se-Kabupaten Tanah Bumbu yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu (Kemenag Tanbu), Kamis (05/02/26).
Pertemuan rutin kali ini menjadi sangat penting karena fokus utama pembahasan adalah mengenai bedah soal-soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan dihadapi siswa dalam waktu dekat.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kemenag Tanah Bumbu H. Mahmud, S.H.I, M.A. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pertemuan MGMP merupakan momentum penting bagi para pendidik untuk mempertajam kompetensi.
Ia berharap melalui diskusi intensif mengenai TKA, para guru dapat lebih siap dan maksimal dalam membimbing peserta didik di madrasah masing-masing agar meraih hasil yang memuaskan.
Lebih lanjut, Kasi Penmad menyampaikan bahwa MGMP harus menjadi wadah efektif untuk membangun komunikasi dan menyamakan persepsi antar pendidik. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya ketimpangan kualitas pembelajaran matematika antar madrasah di wilayah Tanah Bumbu. Dengan adanya keseragaman pemahaman materi, diharapkan seluruh siswa madrasah mendapatkan standar pendidikan yang setara dan berkualitas.
Salah satu tenaga pendidik dari MTsN 1 Tanbu Iliyu Maulidiyah mengungkapkan bahwa pertemuan ini adalah agenda yang sangat dinanti-nantikan oleh para guru. Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai asal-muasal terbentuknya TKA, bedah kisi-kisi, hingga analisis contoh soal sangat diperlukan agar guru tidak salah arah dalam memberikan pengajaran di kelas.
Informasi teknis seperti ini menjadi modal utama dalam menyusun strategi pembelajaran yang tepat sasaran.
“Tahun ini merupakan tantangan bagi guru Matematika, TKA hampir mirip dengan ujian Nasional, dimana soal dan nilai yang menentukan pusat dan siswa akan mendapatkan nilai murni, meskipun TKA tidak menentukan kelulusan kami harus berjuang agar anak-anak siap menghadapi soal TKA yang semuanya berupa soal cerita dan analisi. Kehadiran MGMP ini dapat menjadi wadah bertukar pikiran dan membangun komunikasi dalam menyamakan presepsi dan pengalaman dalam mebahas soal-soal TKA,” ujarnya.
Penulis : Dyah
Foto : Dyah
Redaktur : Reni
