

Kusan Hilir (MAN Tanbu) – Muhadharah perdana awal semester di MAN Tanah Bumbu digelar dengan khidmat di halaman madrasah, Jumat (30/01/2026).
Kegiatan yang diikuti seluruh warga madrasah ini dilaksanakan oleh petugas muhadharah kelas XI B dengan mengangkat tema Kemuliaan Malam Nisfu Syaban. Muhadharah ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan keagamaan pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana religius. Setelah itu, acara memasuki sesi inti berupa ceramah keagamaan yang disampaikan oleh dua siswa sebagai penceramah, diselingi hiburan yang ditampilkan oleh siswa kelas XI B.
Penceramah pertama, M. Rahim, dalam ceramahnya menjelaskan berbagai amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam Nisfu Syaban. Ia menyampaikan bahwa malam tersebut merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah.
“Malam Nisfu Syaban adalah kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kualitas ibadah, seperti memperbanyak doa, istighfar, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan shalat sunnah sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT,” ujar Rahim di hadapan peserta muhadharah.
Sementara itu, penceramah kedua, M. Khairul Azam, menekankan pentingnya membersihkan diri dari hak-hak sesama manusia sebelum datangnya malam Nisfu Syaban. Menurutnya, ibadah yang dilakukan akan lebih bermakna jika disertai dengan keikhlasan dan hubungan sosial yang baik.
“Sebelum memasuki Nisfu Syaban, kita perlu membersihkan hati dengan saling memaafkan, menyelesaikan hak-hak manusia, dan menghilangkan rasa dendam, karena ampunan Allah sangat dekat dengan hamba-Nya yang menjaga hubungan baik dengan sesama,” tuturnya.
Muhadharah ditutup dengan penampilan hiburan beberapa tarian yang menambah semarak kegiatan, sekaligus doa bersama sebagai penutup acara. Melalui muhadharah perdana ini, diharapkan para siswa semakin memahami keutamaan malam Nisfu Syaban serta mampu mengamalkan nilai-nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.
Penulis: Rach
Foto: Rach
Redaktur: Reni
