

Satui (MTsN 3 Tanbu) – Dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) Tahun 2026, panitia penyelenggara menggelar rapat koordinasi pemantapan di ruang Laboratorium Komputer yang dihadiri kepala madrasah, panitia, serta dewan guru, Rabu (18/02/2026).
Ketua Panitia Ujian Madrasah, Rahmawati Shaumi, S.Pd. (Rara), menyampaikan bahwa rakor membahas sejumlah poin penting terkait teknis pelaksanaan ujian.
“Untuk mematangkan proses dan tahapan Ujian Madrasah Tahun 2026, kami menetapkan beberapa prioritas agar setiap tahap pelaksanaan dapat berjalan lebih terarah hingga selesai,” ujarnya.
Dalam rakor tersebut juga dibahas penyamaan persepsi dan acuan teknis yang wajib dipahami seluruh guru mata pelajaran. Rara menambahkan, penyusunan soal ujian diharapkan selesai sebelum 5 April 2026 dan diunggah ke Google Drive untuk memudahkan pengecekan panitia, termasuk pemberian token dan QR ujian.
Adapun ketentuan jumlah soal yang disepakati, yaitu mata pelajaran eksakta seperti Matematika, IPA, dan Bahasa Arab sebanyak 30 butir dengan rincian 20 pilihan ganda, 5 pernyataan benar–salah, serta 5 soal menjodohkan.
Sementara itu, mata pelajaran noneksakta berjumlah 40 butir soal dengan komposisi 20 pilihan ganda, 10 benar–salah, dan 10 menjodohkan.
Selain soal, setiap guru mata pelajaran juga diwajibkan menyertakan kisi-kisi, kunci jawaban, serta pedoman penskoran yang diunggah ke Google Drive dalam format Word atau PDF.
Penulis: Man
Foto: Yul
Redaktur: Reni
