

Kusan Tengah (MIN Tanbu) – Semangat transformasi pendidikan menyatukan para pendidik dari dua instansi berbeda di Kabupaten Tanah Bumbu. Bertempat di ruang perpustakaan MIN Tanah Bumbu, para dewan guru dari MIN Tanah Bumbu dan MTsN 2 Tanah Bumbu berkumpul untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) pada Senin pagi (09/02/26).
Kegiatan bimtek ini disampaikan langsung oleh Pengawas Madrasah Kabupaten Tanah Bumbu, Rismawati Rum, S.Ag., M.Pd.I., yang memaparkan materi mengenai Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Bimtek ini membedah bagaimana metode Deep Learning mampu membawa siswa pada pemahaman materi yang bukan sekadar hafalan. Rismawati menekankan bahwa guru harus mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna (meaningful learning). Materi ini membekali para guru dengan teknik-teknik pedagogik yang mengedepankan keterlibatan aktif siswa dalam memecahkan masalah secara kritis dan mandiri.
Sisi paling inspiratif dari kegiatan ini muncul melalui pemaparan tentang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Konsep pembelajaran dengan metode ini mengajarkan bahwa keberhasilan pendidikan dimulai dari hubungan emosional yang tulus antara guru dan murid.
“Setelah menyimak materi pada kegiatan ini saya memahami bahwa mendidik bukan sekadar mentransfer pengetahuan, tetapi mentransfer kasih sayang. Jika anak merasa dicintai dan dihargai, mereka akan belajar dengan bahagia tanpa tekanan,” tutur Sri Mulyani, guru MIN Tanah Bumbu saat diwawancarai setelah kegiatan selesai.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi para guru di kedua madrasah untuk segera mengimplementasikan pendekatan humanis ini di kelas masing-masing agar dapat melahirkan generasi emas yang cerdas secara intelektual dan matang secara spiritual.
Penulis : Nadya R
Foto : Mulyani
Redaktur: Reni
