

Satui (MTsN 3 Tanbu) – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Tanah Bumbu pada pekan pertama di bulan suci Ramadhan ini diagendakan pelajaran khusus pendalaman agama Islam, terutama pemahaman dan praktek ibadah ke seharian dan utama seperti wudhu, shalat lima waktu, doa-doa dan penyelenggaraan jenazah.
Kegiatan pendalaman materi khusus agama ini hanya diperuntukkan bagi peserta didik kelas tujuh dan kelas delapan. Sementara untuk siswa-siswi kelas 9 mereka diberikan pembelajaran seperti biasanya karena terkait persiapan dan menyongsong pelaksanaan Ujian Madrasah.
Menurut Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTsN 3 Tanah Bumbu, Lilik Sutiyani, S.Pd menuturkan bahwa diambilnya kebijakan bagi kelas tujuh dan kelas delapan untuk pemberian materi khusus agama ini tentu didasari beberapa yang sangat mendasar.
“Peserta didik kelas 7 dan kelas 8 itu kita perhatikan secara seksama dalam semseter ini termasih banyak ditemukan peserta didik yang keliru dalam melakukan praktek ibadah seperti wudhu dan shalat. Hal ini yang menjadikan kita harus mengkaji ulang dengan pemberian materi khusus untuk perbaikan. Karena itu merupakakn tanggung jawab kita sebagai lembaga pendidikan yang memberikan pengayoman terhadap mereka. Semoga dengan adanya penerapan pemblajaran ini mereka semakin baik dan bisa menerapkan dengan tepat sesuai dengan apa yang diajarkan oleh syariat,” kata Lilik Sutiyani, Kamis (6/3/25).
Adapun teknis kegiatan pembalajran selama ramadhan ini penerapannnya sama seperti biasa hari biasa dimana setiap pagi sebelum masuk diawali dengan kegiatan pembiasaan tadarus Al-Aqur’an. Pembacaan Shalawat terkadang diselingi dengat tausyiah kemudian di tutup dengan shalat dhuha berjamaah. Terlebih ini di bulan suci Ramadhan maka kegiatan amaliyahnya makin ditingkatkan.
Setelah selesai pembiasaan pagi secara bersama-sama di ruang induk Mushala MTsN 3 Tanbu maka selanjutnya semua peserta didik masuk kelas masing-masing. Untuk kelas 9 meneriam pembelajaran seperti biasa sedangkan untuk kelas tujuh dan delapan diberikan materti khsus keagamaan dan ibadah selama satu pekan sedangkan pekan-pekan selanjutnya pembelajaran seperti biasa.
Untuk mengisi kegiatan materi keagamaan ini telah disiapkan ustadz-ustadzah dari dewan guru yang memang berkompeten di bidangnya apalagi sebagian besar guru MTsN 3 Tanbu berlatar belakang santri yang pernah mendalami bidang agama di pondok pesantren. Atau mereka yang memang jebolan Perguruan Tinggi Islam seperti IAIN ataupun UIN merkipun mereka kesehariannya mengajar mata pelajaran umum.
Penulis: Man
Foto: Yul
Redaktur: Reni
