

Kusan Hilir (MTsN 1 Tanbu) – Tim proyek P5RA (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatal lil Alamin) Kewirausahaan Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanah Bumbu (MTsn 1 Tanbu) mengadakan rapat koordinasi dengan guru fasilitator diruang kelas VII D. Rapat ini bertujuan untuk membahas modul kegiatan dan mempersiapkan pelaksanaan proyek kewirausahaan tahap kedua yang akan dimulai minggu depan, Jum’at (04/10/24).
Proyek kewirausahaan ini merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya yang bertema Gaya Hidup Berkelanjutan. Kali ini, siswa-siswi akan diajak untuk lebih kreatif dengan mengangkat tema pembuatan makanan tradisional khas Tanah Bumbu yang memiliki nilai jual tinggi.
“Rapat koordinasi ini sangat penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan proyek kewirausahaan tahap kedua, kami ingin agar semua guru fasilitator memahami tujuan dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, sehingga dapat memberikan bimbingan yang optimal kepada siswa-siswi,” ujar Ilitu Maulidiyah, S.Si ketua Tim proyek Kewirausahaan.
Selama rapat, tim proyek bersama guru fasilitator mendiskusikan berbagai hal, mulai dari pemilihan jenis makanan tradisional yang akan dibuat, perencanaan kegiatan produksi, hingga strategi pemasaran. Masukan dan usul dari guru fasilitator sangat diharapkan untuk menyempurnakan modul kegiatan yang telah disusun.
“Kami berharap proyek kewirausahaan ini dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi siswa-siswi, selain meningkatkan kreativitas dan keterampilan kewirausahaan, proyek ini juga diharapkan dapat melestarikan kuliner tradisional Tanah Bumbu serta UMKM di Tanah Bumbu,” tambahnya.
Proyek kewirausahaan ini akan berlangsung selama 8 minggu. Selama periode tersebut, siswa-siswi akan diajak untuk belajar tentang proses produksi makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, pengemasan, pelabelan hingga pemasaran. Selain itu, siswa-siswi juga akan belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan pangan.
Penulis : Dyah
Foto : Dyah
Redaktur : Reni
