

Batulicin (Kemenag Tanbu) – Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanah Bumbu, H. Khairun Noor, S.Ag menyampaikan dukungan kepada peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) asal Kabupaten Tanah Bumbu yang berhasil maju ke tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
“Selamat kepada seluruh peserta OMI dari madrasah tingkat MI, MTs dan MA se-Kabupaten Tanah Bumbu, semoga bisa meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi dan melanjutkan ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Pembukaan OMI Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2025 di Aula Asrama Haji Banjarbaru, Selasa (30/09/2025).
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhammad Tambrin dalam sambutannya menyoroti pentingnya sinergi antara Islam dan teknologi digital.
“Islam tidak hanya terdiri dari 5 rukun (syahadat, sholat, puasa, zakat dan haji) saja. Kita juga dituntut untuk menjalankan Rukun Islam tersebut dengan benar berdasarkan ilmu pengetahuan. Ayat pertama dalam Al-Qur’an adalah Iqro’ (bacalah), yang menunjukkan pentingnya ilmu. Maka, kita dalam Islam juga harus cerdas secara akal, emosional dan spiritual,” jelasnya.
H.Tambrin menambahkan bahwa di era digital ini, teknologi seperti komputer, teknologi internet dan Artificial Intelligence dapat menunjang proses pembelajaran peserta didik.
“Teknologi digital terdiri dari komponen utama, yaitu perangkat keras seperti komputer, laptop dan Smartphone yang berfungsi untuk menyimpan dan memproses informasi secara digital; dan perangkat lunak seperti jaringan internet, media sosial, layanan online serta konten digital lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, seluruh fasilitas ini dapat digunakan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif.
“Proses belajar menjadi lebih mudah dengan bantuan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI). Sehingga kita dapat berinovasi dalam Islam dan teknologi. OMI hadir untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah demi wujudkan generasi emas Indonesia jaya,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Kalsel Bukhari Muslim menjelaskan latarbelakang dan tujuan OMI.
“OMI Adalah ajang kompetisi baru pengganti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (Myres) yang diselenggarakan sebagai ikhtiar meningkatkan mutu pendidikan madrasah, sekaligus mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045,” jelasnya.
Adapun OMI bertujuan untuk memotivasi peserta didik meningkatkan kemampuan IQ, EQ dan SQ berdasarkan nilai-nilai agama.
“Tujuan kegiatan ini untuk memotivasi peserta didik madrasah agar senantiasa meningkatkan kemampuan intelektual, emosional dan spiritual berdasarkan nilai-nilai agama. Selain itu, untuk menumbuhkan budaya kompetitif dan kolaboratif utk maju bersama di kalangan siswa madrasah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bukhari mengatakan jumlah peserta kegiatan OMI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025 berjumlah 429 siswa, terdiri dari 78 siswa jenjang MI, 117 siswa jenjang MTs, dan 234 siswa jenjang MA.
Turut hadir dalam kegiatan ini, kepala UPT Asrama Haji, Kepala Kankemenag se-Kalsel beserta istri, Kepala Seksi Penmad kabupaten/kota se-Provinsi Kalsel, kepala madrasah (KKMI, KKMTs, KKMA) kota Banjarbaru & Banjarmasin, Kabid PHU, Garazawa, dan para peserta OMI.
Penulis: Effiza
Foto: Hasyim
Editor: Reni
