

Kusan Hilir (MTsN 1 Tanbu) – Proses revitalisasi infrastruktur pendidikan akan berlangsung di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanah Bumbu (MTsN 1 Tanbu) melalui bantuan rehabilitasi bangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Guna memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan efektif meski ruang kelas terbatas, pihak madrasah resmi memberlakukan sistem pembelajaran daring. Langkah ini diambil sebagai solusi atas penyesuaian ruang selama pengerjaan fisik bangunan berlangsung.
Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Kurikulum Abd. Syahid, S.Pd mengatakan sebagai instrumen utama dalam pembelajaran jarak jauh, seluruh siswa diwajibkan untuk menginstal aplikasi Google Classroom di perangkat masing-masing.
“Penggunaan aplikasi ini dipilih karena dinilai praktis dan mampu mendokumentasikan tugas serta materi secara terorganisir, melalui platform ini, interaksi antara guru dan siswa tetap terjaga meski tidak bertatap muka secara langsung di dalam kelas,” ujar Syahid di ruangannya, Jum’at (23/01/26).
Lebih lanjut Syahid menjelaskan madrasah memutuskan untuk menerapkan pola pembelajaran blended (campuran).
Dalam skema ini, siswa kelas 7 sepenuhnya mengikuti pembelajaran secara daring dari rumah. Sementara itu, untuk siswa kelas 8 dan 9, diberlakukan kombinasi antara tatap muka terbatas dan daring guna menyeimbangkan penggunaan ruang kelas yang direncanakan akan meminjam di sekolah sekitar.
Syahid menjelaskan bahwa pemilihan Google Classroom merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas akademik.
“Kami memastikan bahwa meskipun ada renovasi besar-besaran, hak belajar siswa tidak terabaikan. Google Classroom menjadi pilihan utama karena fitur-fiturnya sangat mendukung kebutuhan kurikulum saat ini,” ujarnya saat memantau aktivasi akun siswa.
Penulis : Dyah
Foto : Dyah
Redaktur : Reni
