

Kusan Hilir (MTsN 1 Tanbu) — Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanah Bumbu (MTsN 1 Tanbu) menerapkan pendekatan edukatif namun tegas dalam mendisiplinkan siswa yang melanggar tata tertib, Rabu (11/02/2026).
Beberapa siswa kelas IX yang terbukti melakukan pelanggaran berat diwajibkan menjalani pembinaan dengan mengaji Al-Qur’an secara intensif di bawah pengawasan guru sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya.
Wali Kelas IX C, Siti Aisyah Hidayati, S.Pd., menyatakan bahwa sanksi diberikan berdasarkan pertimbangan sesuai kode etik madrasah.
“Kami ingin mereka memahami bahwa seragam membawa amanah dan mencerminkan akhlak. Orang tua juga kami panggil sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mendidik siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama sanksi bukan untuk mempermalukan, melainkan menyentuh sisi spiritual siswa. Selain mengaji, pembinaan personal terus dilakukan agar siswa tidak mengulangi kesalahan yang sama.
“Pendekatan dari hati ke hati diperlukan agar siswa kembali fokus pada tujuan utama menuntut ilmu di madrasah,” imbuhnya.
Kepala MTsN 1 Tanbu Hj. Hikmah mendukung penerapan sanksi edukatif tersebut. Ia berharap pola pembinaan ini mampu memperkuat karakter dan integritas siswa.
Dengan mengalihkan perilaku negatif ke kegiatan positif seperti mengaji, madrasah optimistis siswa dapat kembali ke jalur yang benar serta menjaga nama baik diri dan lembaga di mana pun berada.
Penulis : Dyah
Foto : Dyah
Redaktur : Reni
