

Kusan Hilir (MTsN 1 Tanbu) – Dalam rangka memperkuat karakter dan kedisiplinan peserta didik, Guru Bimbingan dan Konseling (BK) kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanah Bumbu (MTsN 1 Tanbu), Asti Wulandari, S.Psi.I, melaksanakan pembinaan terhadap siswa yang melanggar tata tertib, khususnya terkait ketidakhadiran saat jam pelajaran, Selasa (03/02/2026).
Asti menjelaskan bahwa pembinaan dilakukan sebagai langkah edukatif agar siswa memahami pentingnya kedisiplinan dalam proses belajar.
“Kami melakukan pendekatan secara persuasif namun tetap tegas agar siswa menyadari kesalahan mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak ketidakhadiran terhadap capaian akademik maupun pembentukan karakter. Dalam kegiatan tersebut, guru BK mendengarkan alasan siswa sekaligus memberikan motivasi agar mereka kembali fokus mengikuti pembelajaran.
Sebagai bentuk komitmen, siswa juga diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran.
“Kejujuran dan kehadiran di kelas adalah fondasi utama dalam menuntut ilmu di madrasah, sehingga setiap bentuk pelanggaran harus segera ditangani sebelum menjadi kebiasaan,” tutur Asti.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, pihak madrasah berharap tingkat pelanggaran tata tertib dapat terus ditekan sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif dan berintegritas. Terlebih bagi siswa kelas IX yang sedang mempersiapkan diri menghadapi ujian dan kelulusan.
Asti juga menekankan pentingnya sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mengawal kedisiplinan siswa.
“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak-anak saat berangkat dari rumah menuju sekolah. Komunikasi antara pihak madrasah dan orang tua akan terus diperkuat untuk memastikan siswa hadir tepat waktu dan mengikuti pembelajaran dengan baik,” tutupnya.
Penulis : Dyah
Foto : Dyah
Redaktur : Reni
