

Kusan Hilir (MTsN 1 Tanbu) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, tenaga pendidik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanah Bumbu (MTsN 1 Tanbu) turut berpartisipasi aktif dalam mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam memetakan kondisi pembelajaran di satuan pendidikan, Jum’at (27/09/24).
Setiap tenaga pendidik di MTsN 1 Tanbu diwajibkan untuk menjawab 112 soal yang terbagi dalam tiga paket, yaitu paket A, B, dan C. Soal-soal tersebut dirancang untuk mengukur berbagai aspek lingkungan belajar, mulai dari sarana prasarana, proses pembelajaran, hingga iklim sekolah. Melalui Sulingjar, diharapkan dapat diperoleh data yang akurat dan komprehensif mengenai kondisi pembelajaran di MTsN 1 Tanbu.
“Sulingjar ini sangat penting bagi kami sebagai pendidik. Dengan mengisi survei ini, kami berharap dapat memberikan masukan yang berharga bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” ujar Abdul Syahid selaku perwakilan guru di MTsN 1 Tanbu.
Tujuan utama dari Sulingjar adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai lingkungan belajar di satuan pendidikan. Data yang diperoleh dari Sulingjar akan digunakan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan dan program peningkatan mutu pendidikan. Selain itu, Sulingjar juga dapat menjadi alat evaluasi bagi sekolah untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran.
Dengan adanya Sulingjar, diharapkan kualitas pembelajaran di MTsN 1 Tanbu dapat terus ditingkatkan. Hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki segala kekurangan dan memperkuat segala kelebihan yang telah ada.
“Kami berharap dengan partisipasi aktif para guru, Sulingjar dapat memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan pendidikan di MTsN 1 Tanbu,” tambah Syahid di ruang guru seusai mengisi Sulingjar.
Penulis : Dyah
Foto : Dyah
Redaktur : Reni
