

Kusan Hilir (MTsN 2 Tanah Bumbu) – Dua orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guru di MTsN 2 Tanah Bumbu telah menyelesaikan tahap penting dalam Pendidikan dan Pelatihan (Latsar) CPNS Kementerian Agama Tahun Anggaran 2024. Keduanya berhasil mempresentasikan hasil seminar aktualisasi mereka di hadapan para penguji pada hari Selasa (28/10) di Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin.
Kedua guru tersebut adalah Nadya Fatimah, S.Pd., guru Seni Budaya, dan Renaldi Al-Amin, S.Pd., guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Keberhasilan mereka dalam seminar ini menandai penyelesaian salah satu komponen kunci dalam Latsar CPNS, yang dirancang untuk mengasah kemampuan dan menerapkan nilai-nilai dasar profesi PNS dalam tugas nyata di satuan kerjanya.
Masing-masing guru membawakan judul dan fokus aktualisasi yang berbeda, sesuai dengan bidang pengajarannya.
Nadya Fatimah mengangkat judul Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Antusiasme Siswa Kelas VII dalam Pembelajaran Tari Tradisional di MTsN 2 Tanah Bumbu. Dalam pemaparannya, ia mendemonstrasikan bagaimana pendekatan pembelajaran berbasis proyek berhasil membangkitkan minat dan keterlibatan aktif siswa dalam mempelajari dan mempraktikkan tari tradisional, yang selama ini sering dianggap kurang diminati.
Sementara itu, Renaldi mempresentasikan karya aktualisasinya yang berjudul Optimalisasi Pengelolaan Materi Pembelajaran Melalui Pengimbasan Pembuatan ‘Rumah Digital’ Berbasis Google Sites bagi Guru di MTsN 2 Tanah Bumbu. Program inovatif ini berfokus pada peningkatan kompetensi digital para guru dengan melatih mereka membuat website sederhana menggunakan Google Sites. ‘Rumah Digital’ ini berfungsi sebagai repositori terpusat untuk materi ajar, tugas, dan pengumuman, sehingga memudahkan siswa mengakses bahan pembelajaran dan meningkatkan efisiensi kerja guru.
Kepala MTsN 2 Tanah Bumbu Ahyani menyambut baik keberhasilan kedua guru muda tersebut.
“Kami sangat bangga dengan inisiatif dan capaian Nadya dan Renaldi. Karya aktualisasi mereka tidak hanya memenuhi kewajiban Latsar, tetapi juga memberikan dampak nyata dan solusi inovatif bagi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah kami. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kontribusi mereka yang lebih besar,” ujarnya.
Penulis: Nyo
Foto: Aldi
Redaktur: Reni
